10 Rekomendasi Tempat Wisata di Madura yang Wajib Dikunjungi

Table of Contents

10 Rekomendasi Tempat Wisata di Madura - Madura seringkali diasosiakan dengan cuacanya yang panas atau masakan kulinernya yang khas seperti sate atau bebek. Di samping masakan kuliner sebenarnya Madura juga sudah mulai dikenal dengan aneka tempat wisatanya. 

Madura sebuah pulau di ujung Jawa Timur ini  terdiri dari empat kabupaten yaitu Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep kabupaten paling timur. Dari masing-masing empat kabupaten tersebut memiliki tempat wisata yang indah dan patut dicoba untuk mengisi waktu kosong liburan.  

10 Rekomendasi Tempat Wisata di Madura yang Wajib Dikunjungi

Berikut adalah daftar destinasi unggulan yang membentang dari Kabupaten Bangkalan hingga Sumenep yang tidak boleh kita lewatkan.

1. Gili Labak (Sumenep) 

Bagi kita yang mendambakan suasana pantai layaknya di Lombok atau Bali, Gili Labak adalah jawabannya. Pulau kecil ini menawarkan pasir putih yang sangat bersih dengan air laut sebening kristal. Spot snorkeling-nya dipenuhi dengan terumbu karang dan ikan hias yang cantik.

Untuk menuju ke sini, kita bisa menyewa perahu motor dari Pelabuhan Kalianget, Sumenep, dengan perjalanan sekitar 2 jam. Estimasi biaya sewa perahu biasanya berkisar antara Rp 300.000 hingga Rp 500.000 untuk kapasitas 10-15 orang, menjadikannya sangat terjangkau jika kita datang beramai-ramai.

2. Bukit Jaddih (Bangkalan) 

Bukit Jaddih sering disebut sebagai Kapadokianya Jawa Timur. Tempat ini sebenarnya adalah area bekas tambang batu kapur yang pahatannya membentuk tebing-tebing putih estetik. Di tengah kawasan ini, terdapat Danau Biru—danau buatan dari bekas galian yang airnya berwarna kebiruan, menciptakan kontras yang sangat indah.

Waktu terbaik bagi kita untuk berkunjung adalah pada pagi hari atau sore hari menjelang sunset. Selain menghindari terik matahari siang yang menyengat, berkah cahaya senja di sore hari akan membuat hasil foto kita jauh lebih dramatis.

3. Air Terjun Toroan (Sampang)

Pernahkah kita melihat air terjun yang aliran air tawarnya langsung jatuh ke bibir pantai? Di Madura, fenomena unik ini bisa kita temukan di Air Terjun Toroan, Kabupaten Sampang.

Kawasan ini sudah dikelola dengan cukup baik. Fasilitas seperti area parkir yang luas, warung makan, dan anak tangga menuju titik air terjun sudah tersedia. Kita bisa berfoto dengan latar belakang air terjun yang berpadu langsung dengan luasnya lautan.

4. Bukit Pelalangan Arosbaya (Bangkalan)

Berbeda dengan Bukit Jaddih yang berwarna putih, Bukit Pelalangan Arosbaya menawarkan rona tebing kapur berwarna merah kecokelatan. Bekas pahatan alami di dinding tebingnya menciptakan lorong-lorong dan celah yang sangat instagramable.

Bagi kita yang menyukai fotografi, tempat ini adalah yang pas untuk berswafoto. Cobalah mengambil gambar dari bawah celah tebing untuk menangkap siluet megah yang dipadukan dengan cahaya matahari.

5. Pantai Slopeng (Sumenep)

Pantai Slopeng memiliki ciri khas yang cukup langka, yaitu keberadaan bukit-bukit pasir (gumuk pasir) setinggi hampir 15 meter yang ditumbuhi pohon siwalan dan cemara.

Aktivitas seru yang bisa kita lakukan di sini selain bermain pasir dan berenang di perairan yang dangkal adalah menyewa kuda untuk berkeliling di pinggir pantai. Tentu saja, semuanya sambil bersantai menikmati segarnya es kelapa muda khas pesisir.

6. Api Tak Kunjung Padam (Pamekasan)

Beralih ke fenomena alam yang unik, kita wajib singgah di Kabupaten Pamekasan untuk melihat Api Tak Kunjung Padam. Sesuai namanya, tempat ini memiliki semburan api alami dari dalam tanah yang tidak akan padam meskipun diguyur hujan lebat.

Aktivitas paling populer dan wajib kita coba saat ke sini adalah tradisi membakar jagung atau memanggang ikan langsung di atas titik sumber api tersebut.

7. Pantai Jumiang (Pamekasan)

Jika kita mencari ketenangan, Pantai Jumiang adalah destinasi yang tepat. Pantai ini berada di dataran tinggi atau tebing karang, sehingga ombak di bawahnya cenderung tenang. Posisi geografisnya membuat Pantai Jumiang menjadi salah satu titik terbaik di Pamekasan untuk menikmati momen matahari terbenam (sunset).

8. Keraton Sumenep dan Masjid Jami' Sumenep

Liburan kita ke Madura tidak akan lengkap tanpa wisata sejarah dan budaya. Keraton Sumenep adalah satu-satunya keraton di Jawa Timur yang bangunannya masih utuh dan terawat hingga kini.

Arsitekturnya sangat unik, merupakan perpaduan elegan antara budaya Madura, Tiongkok, Eropa, dan Arab. Tidak jauh dari keraton, kita juga bisa mengunjungi Masjid Jami' Sumenep yang ikonik. Tempat ini sangat edukatif karena menyimpan banyak peninggalan raja-raja Madura di masa lampau.

9. Pantai Lombang (Sumenep)

Pantai Lombang adalah primadona Kabupaten Sumenep. Bayangkan sebuah garis pantai pasir putih sepanjang 12 kilometer yang dipagari oleh rimbunnya pohon cemara yang hijau dan asri.

Ombak di sini cukup bersahabat, sehingga sangat cocok untuk wisata keluarga. Fasilitasnya pun lengkap; kita bisa berenang, menyewa ban, duduk santai di gazebo, hingga melakukan camping di area pinggir pantainya.

10. Jembatan Suramadu (Bangkalan - Surabaya)

Terakhir, ikon kebanggaan Jawa Timur: Jembatan Suramadu. Meskipun lebih berfungsi sebagai infrastruktur penghubung, jembatan ini telah menjelma menjadi tujuan wisata yang banyak dikunjungi oleh warga sekitar.

Menyajikan pemandangan Selat Madura yang menakjubkan, jembatan ini terlihat paling indah saat malam hari ketika lampu warna-warninya menyala. Tips bagi yang ingin ke sana: nikmatilah pemandangan jembatan ini dari sisi Kabupaten Bangkalan sambil mencicipi kuliner lokal seperti bebek Sinjay atau sate Madura di warung-warung sekitar.

Tips Nyaman Berlibur ke Madura

Agar perjalanan liburan kita semakin maksimal, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan:

  • Pakaian: Mengingat cuaca pesisir Madura yang cenderung terik dan panas, pastikan kita mengenakan pakaian berbahan katun yang mudah menyerap keringat. Jangan lupa membawa kacamata hitam, topi, dan sunscreen.
  • Transportasi: Jarak antara Kabupaten Bangkalan (Kabupaten paling barat) hingga Kabupaten Sumenep (ujung timur) cukup jauh, memakan waktu sekitar 3-4 jam perjalanan darat. Menggunakan kendaraan pribadi atau menyewa mobil adalah pilihan terbaik agar kita lebih leluasa berpindah tempat wisata.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

Apa bulan terbaik untuk liburan ke tempat wisata di Madura?

Bulan terbaik untuk berkunjung adalah saat musim kemarau, yaitu antara bulan Mei hingga September. Cuaca yang cerah akan membuat warna langit dan air laut di pantai-pantai Madura terlihat jernih.

Apakah jalan menuju tempat wisata di Madura sudah bagus?

Mayoritas jalan utama yang menghubungkan antar kabupaten sudah beraspal mulus dan lebar. Namun, untuk beberapa akses masuk menuju tujuan wisata, mungkin kita masih akan menemui jalan makadam atau berbatu.

Apakah cukup berlibur 1 hari di Madura?

Jika kita hanya ingin mengeksplorasi Kabupaten Bangkalan dan Sampang, One Day Trip (1 hari) sudah cukup. Namun, jika kita ingin menjelajahi seluruhnya hingga ke Sumenep dan menyeberang ke Gili Labak, idealnya kita membutuhkan waktu minimal 2 hingga 3 hari.

Pulau Madura menawarkan paket wisata yang luar biasa lengkap. Mulai dari keindahan alam bawah laut yang memanjakan mata, perbukitan kapur yang eksotis, hingga napak tilas sejarah dan budaya di keraton. 

Keliling Madura akan memberikan pengalaman liburan yang berbeda dan berkesan. Selama perjalanan, mari kita selalu ingat untuk menjaga kebersihan dan menghormati adat istiadat setempat agar kelestarian alam wisata ini tetap terjaga.

Rencanakan Liburan Kita ke Madura Sekarang!

Bagaimana, sudah siap mengemas barang bawaan dan menyeberangi Selat Madura? Jika Anda punya tempat wisata favorit lain di Madura yang belum masuk ke dalam daftar ini, jangan ragu untuk membagikan pengalaman liburan Anda di kolom komentar ya!

Jangan lupa bagi artikel ini kepada teman-teman anda yang sedang merencanakan untuk liburan ke Pulau Madura. 

Post a Comment

Seedbacklink affiliate