SEPI. Baca Buku ini Agar Tidak Kesepian

Daftar Isi
Baca buku ini agar tidak kesepian

Ceritanya bermula ketika saya mampir ke website Pijarpsikologi. Tepat di halaman beranda, tampil sebuah buku yang diikut dengan caption singkat di bagian sebelah kiri. Buku ini langsung mengurung perhatian saya dan mengundang rasa penasaran. 

SEPI, judul buku tersebut begitu singkat namun mengundang tanya besar di benak saya. Jika dilihat sekilas dari judulnya buku ini erat kaitannya dengan kesehatan mental dan sangat relevan dibaca di tengah gelombang pasang media sosial saat ini. 

Setelah melakukan sedikit riset — baca ulasan di sana-sini, cari tahu isinya seperti apa, akhirnya saya membulatkan tekad untuk melakukan ceck out di toko orange.

Alasan kenapa saya begitu yakin untuk membeli buku ini karena saya tahu bahwa buku terbitan Pijarpsikologi ditulis dengan bahasa yang mudah dipahami. Karena sebelumnya saya juga sudah membaca buku "Yang Belum Usai : Kenapa Manusia Punya Luka Batin" yang juga diterbitkan oleh pijarpsikologi.  

Belum tuntas dibaca. 

Saya membeli buku ini dua tahun silam, tepatnya tahun 2024. Sampai saat ini belum tuntas dibaca meskipun bukunya sudah ditaruh di dalam tas dan dibawa kemana-mana setiap hari. 

Kutipan dan ilustrasi yang menarik

Salah satu daya tarik dari buku ini adalah kutipan-kutipannya dan juga disertai dengan ilustrasi atau gambar yang keren. 

Pandemi dan Perasaan Kesepian

Obat Kesepian

Dicintai atau dipahami?

Kamu pernah merasa sepi di tengah keramaian? Atau justru menemukan ketenangan dalam kesendirian? Cerita di kolom komentar, yuk.

4 komentar

Linda's Relaxing Lair
27 April 2026 pukul 03.56 Hapus
Looks very good!
Ahmad Mahfud
28 April 2026 pukul 18.00 Hapus
Thanks
dear anies
5 Mei 2026 pukul 15.10 Hapus
boleh sy pinjam untuk baca?😁
Ahmad Mahfud
5 Mei 2026 pukul 15.47 Hapus
Jauhnye. Macam mana mau dikirim ke Malaysia? 😂