Review ASUS Zenbook 14 OLED Tahun 2026: Layak Beli di Harga 19 Juta?
![]() |
| Generated with Gemini |
Review ASUS Zenbook 14 OLED Tahun 2026 - Menginjak tahun 2026 ini, tuntutan pekerjaan dan mobilitas kita rasanya semakin tinggi. Kita butuh perangkat yang tidak hanya tipis, ringan dan fleksibel untuk dibawa ke mana-mana, tapi juga harus punya performa kencang yang bisa diandalkan untuk keperluan kerja sehari-hari tanpa khawatir kehabisan baterai. Jika itu yang sedang kita cari, mari kita berkenalan dengan ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA).
Laptop keluaran terbaru ini hadir dengan membawa penyegaran yang sangat menarik, yakni penggunaan prosesor generasi terbaru AMD Ryzen AI 400 Series. Kombinasi layar OLED yang memanjakan mata, daya tahan baterai yang luar biasa irit, serta standar Copilot+ PC dari Microsoft membuat laptop ini sangat menarik. Tapi, apakah performanya benar-benar sebanding dengan harganya? Mari kita bahas spesifikasi dan hasil pengujiannya secara tuntas!
Spesifikasi Utama ASUS Zenbook 14 OLED
Dapur Pacu Generasi Baru (AMD Ryzen AI 7 445 & Radeon 840M)
Perubahan paling masif dari laptop ini ada pada "otak" yang digunakannya. ASUS menanamkan AMD Ryzen AI 7 445, sebuah prosesor dari lini 400 series yang menggunakan arsitektur Zen 5 dengan fabrikasi TSMC 4nm dan default TDP 28 watt. Prosesor ini memiliki 6 Core dan 12 Thread (terdiri dari 2 Core Zen 5 dan 4 Core Zen 5c).
Untuk urusan grafis, laptop ini mengandalkan Integrated Graphics (iGP) AMD Radeon 840M dengan arsitektur RDNA 3.5. Menariknya, iGP ini sudah mendukung ray tracing serta kemampuan encode/decode video AV1. Kita bahkan bisa mengatur kapasitas VRAM secara manual mulai dari 512 MB hingga 8 GB. Tidak ketinggalan, ada NPU AMD XDNA dengan kemampuan komputasi AI hingga 50 TOPS, untuk memastikan laptop ini memenuhi standar Copilot+ PC untuk berbagai tugas berbasis akal imitasi atau kecerdasan buatan.
Konfigurasi RAM dan Storage
Untuk mendukung performa prosesor barunya, ASUS membekali laptop ini dengan RAM 16 GB LPDDR5X 7500 MHz Dual Channel. Perlu dicatat, memori ini bersifat on-board, artinya kita tidak bisa melakukan upgrade di kemudian hari. Untungnya, kapasitas 16 GB dipadukan dengan kecepatan setinggi itu sudah sangat cukup untuk kebutuhan masa kini.
Sementara untuk ruang penyimpanan, kita mendapatkan 1 TB SSD M.2 NVMe PCIe Gen 4x4. Berdasarkan pengujian, kecepatan bacanya menembus angka impresif di 7.088 MB/s dan kecepatan tulis di 4.840 MB/s. Proses booting dan buka tutup aplikasi berat dijamin sangat ngebut.
Desain, Build Quality, dan Portabilitas
Bodi Tangguh Berstandar Militer
Meskipun terlihat anggun, laptop ini tidak ringkih. Bodinya dibalut material aluminium solid dengan balutan warna Jade Black yang elegan dan mewah khas lini Zenbook. Yang membuat kita tenang saat membawanya bepergian adalah laptop ini sudah mengantongi sertifikasi daya tahan militer MIL-STD 810H. Jadi, untuk urusan ketangguhan, laptop ini sudah sangat teruji.
Bobot Ringan
Sesuai DNA-nya, Zenbook 14 OLED menawarkan portabilitas tingkat tinggi. Dimensinya sangat ringkas dengan panjang 31,2 cm, lebar 22 cm, dan ketebalan hanya 1,49 cm. Bobot laptopnya sendiri cuma 1,22 kg. Kalaupun kita harus membawa charger 75 Watt bawaannya (yang menggunakan konektor Type-C), total beban di tas kita hanya sekitar 1,44 kg saja. Sangat nyaman untuk dibawa kemana pun!
Kualitas Layar OLED dan Audio Visual
Layar OLED Khas Zenbook untuk Editing & Hiburan
Beralih ke sektor visual, kita disuguhi layar 14 inci beresolusi WUXGA (1920 x 1200 piksel) dengan aspek rasio 16:10 dan refresh rate 60 Hz. Permukaan layarnya glossy, yang memang wajar untuk menampilkan kecemerlangan panel OLED.
Berdasarkan alat ukur, tngkat kecerahannya mencapai 396 nits di mode SDR dan menembus 630 nits di mode HDR. Yang paling krusial bagi para pembuat konten adalah akurasi warnanya. Layar ini mencakup 100% DCI-P3 (hasil ukur riil di 99,8%), menjadikannya sangat siap untuk pekerjaan color grading atau editing video serius. Selain itu, engsel layarnya sangat fleksibel karena bisa dibuka rata hingga 180 derajat.
Kamera, Mikrofon, dan Speaker Super-Linear
Untuk kebutuhan meeting online, ASUS menyematkan kamera beresolusi Full HD 1080p dengan sensor inframerah (IR). Kamera ini sudah mendukung fitur Windows Studio Effect yang diproses langsung oleh NPU. Walau gambar terlihat detail, tangkapan wajah terkadang agak terlihat berminyak karena tingkat kontras bawaan yang cukup tinggi.
Kekurangan kecil pada kamera langsung ditutupi oleh kualitas mikrofon ganda yang dilengkapi fitur AI noise cancelling. Fitur ini sukses besar meredam suara bising di sekitar kita, sehingga suara kita tetap terdengar jernih meski sedang meeting di kafe yang ramai. Di sektor audio, dua speaker super-linear yang menghadap ke bawah mampu menghasilkan suara lantang dengan kualitas frekuensi rendah (bass) yang sangat memuaskan.
Fitur Tambahan dan Konektivitas
Port Lengkap
Meski bodinya sangat tipis, kita tidak perlu khawatir soal konektivitas. Di sisi kiri terdapat satu port USB 3.2 Gen 1 Type-A. Beralih ke sisi kanan, kita akan menemukan USB 3.2 Gen 2 Type-C, USB 4 (mendukung power delivery, display output, dan perangkat Thunderbolt), HDMI 2.1, serta audio combo jack 3,5 mm.
Untuk urusan mengetik, ASUS menggunakan ErgoSense keyboard yang dirancang lebih hening saat ditekan, sehingga tidak akan mengganggu orang di sekitar kita. Travel distance 1,4 mm membuatnya terasa cukup dalam dan nyaman. Tentu saja, touchpad laptop ini juga sudah dilengkapi inovasi NumberPad 2.0—kita bisa memunculkan tombol numpad virtual hanya dengan menyentuh ikon di pojok touchpad.
Keamanan Biometrik
Keamanan data kita juga terjamin berkat fitur pengenalan wajah (face recognition) melalui Windows Hello. Selain itu, terdapat penutup fisik untuk kamera (privacy shutter), memberikan lapisan keamanan ekstra dari ancaman peretasan.
Uji Performa dan Daya Tahan Baterai
Performa Aplikasi Kreatif dan Gaming
Bagaimana performa Ryzen AI 400 series saat ini? Saat kita uji dengan Cinebench R23 secara maraton selama setengah jam, skornya stabil menembus 11.000 poin di mode Performance.
Untuk video editing:
- Adobe Premiere Pro 2025 & DaVinci Resolve 19.1: Sangat lancar untuk rendering video Full HD 60 fps.
- CapCut: Mampu melibas proses editing dan exporting video 4K 60 fps dengan sangat mulus.
Bagi kita yang suka bermain game di sela-sela waktu istirahat, laptop ini masih sanggup menjalankan game seperti GTA V dengan suhu prosesor yang sangat aman, yakni berada di kisaran 71 hingga 73 derajat Celcius setelah setengah jam bermain.
Baterai Tahan Lama dan Irit
Ini dia salah satu pesona utamanya. ASUS membekali laptop ini dengan baterai berkapasitas besar, 75 Wh. Saat diuji memutar video lokal 1080p dengan kecerahan 150 nits dan volume 25%, baterainya mampu bertahan hingga 19 jam 25 menit! Angka ini tergolong sangat irit. Proses pengisian dayanya juga standar dan aman; dari kosong hingga penuh memakan waktu tepat 2 jam.
Harga dan Layanan Purna Jual yang Luar Biasa
ASUS membanderol Zenbook 14 OLED (UM3406GA) ini dengan harga resmi Rp19.599.000. Menariknya, dalam paket pembelian kita sudah mendapatkan lisensi Microsoft Office Home 2024 dan langganan Microsoft 365 Basic selama 1 tahun.
Yang membuat harga tersebut terasa sangat pantas adalah garansinya. Kita mendapatkan 3 Tahun International Warranty dan 3 Tahun ASUS VIP Perfect Warranty. Garansi VIP ini menanggung 100% total biaya perbaikan akibat kelalaian kita sendiri (seperti ketumpahan air atau terjatuh) yang bisa diklaim satu kali di setiap tahunnya. Benar-benar perlindungan purna jual yang luar biasa.
Kelebihan dan Kekurangan ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA)
Sebelum mengambil keputusan, mari kita rangkum poin plus dan minus dari laptop ini.
Kelebihan
- Menggunakan prosesor AMD Ryzen AI 400 Series terbaru dengan NPU kuat (50 TOPS).
- Layar OLED yang sangat memanjakan mata dengan akurasi warna 100% DCI-P3.
- Daya tahan baterai super awet, menembus angka 19 jam.
- Mikrofon dengan noise-cancelling yang sangat efektif dan speaker lantang berkualitas.
- Garansi panjang selama 3 tahun, termasuk perlindungan terhadap human error (VIP Perfect Warranty).
Kekurangan
- RAM berjenis on-board, tidak memberikan opsi untuk upgrade kapasitas di masa depan.
- Permukaan body warna Jade Black mudah memperlihatkan jejak sidik jari atau tangan ketika berminya.
- Kamera webcam memiliki kontras agak tinggi yang terkadang membuat tangkapan wajah terlihat sedikit berminyak.
- Harganya terasa cukup tinggi (kemungkinan terimbas tren naiknya harga komponen RAM/SSD global dan penggunaan cip generasi paling baru).
ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA) adalah jawaban tepat bagi kita yang menginginkan laptop tipis, elegan, namun memiliki spesifikasi yang cukup tinggi untuk kebutuhan sehari-hari. Laptop ini sangat direkomendasikan untuk pekerja kantoran, eksekutif, mahasiswa dengan mobilitas tinggi, hingga content creator yang membutuhkan akurasi warna layar yang tinggi.
Meskipun lumayan bikin kantong menjerit, fitur masa depan yang ditawarkan (seperti NPU 50 TOPS), baterai yang seolah tak pernah habis, serta proteksi garansi VIP Perfect Warranty selama 3 tahun membuat laptop ini menjadi sebuah investasi yang sangat layak dipertimbangkan.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
Apakah ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA) bisa dipakai main game berat?
Hanya cocok untuk game kasual atau e-sports (seperti GTA V atau Valorant). Laptop ini tidak dirancang untuk memainkan game AAA rata kanan.
Apakah RAM-nya bisa ditambah?
Tidak, RAM 16GB pada seri ini bersifat on-board alias sudah dipatenkan pada motherboard.
Berapa kapasitas NPU di laptop ini?
Laptop ini memiliki NPU berkapasitas komputasi hingga 50 TOPS, sehingga sudah memenuhi standar wajib dari Microsoft Copilot+ PC.
Tertarik dengan daya tahan baterai dan kemampuan layar OLED dari ASUS Zenbook 14 UM3406GA? Cek ketersediaan dan promo diskon terbarunya di Shopee sekarang juga!
Apakah performa Ryzen AI 400 series di laptop tipis ini sudah sesuai dengan ekspektasi dan kebutuhan pekerjaanmu? Yuk, mari kita diskusikan di kolom komentar di bawah


Post a Comment