Skip to main content
BlogAzka.com

follow us

Cara daftar JKN-KIS di kantor BPJS Kesehatan

Cara Mendaftar BPJS Kesehatan - Berdasarkan peraturan Presiden NO.111 tahun 2013 Pasal 11 AYAT (3) disebutkan bahwa "Setiap Pekerja Bukan Penerima Upah wajib mendaftarkan dirinya dan anggota keluarganya secara sendiri-sendiri atau berkelompok sebagai Peserta Jaminan Kesehatan pada BPJS Kesehatan dengan membayar iuran."

Yang artinya seluruh rakyat indonesia tak terkecuali baik golongan kaya ataupun kurang mamapu yang bukan peserta penerima bantuan iuran (PBI) atau bukan penerima KIS dari pemerintah, wajib mendaftarkan dirinya dan anggota keluarga yang terdaftar dalam kartu keluarga (KK) harus di daftarkan seluruhnya menjadi peserta BPJS Kesehatan dengan membayar iuran sendiri.

Perbedaan pedaftaran peserta baru BPJS kesehatan terdahulu dan sekarang antara lain, ketika diawal di luncurkannya jaminan kesehatan dari pemerintah dengan nama Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk menjadi peserta JKN bisa hanya salah satu anggota keluarga dalam daftar kartu keluarga untuk di daftarkan terlebih dahulu dan kepesertaan bisa aktif di hari pendaftaran setelah membayar iuran pertama.

Namun saat ini seluruh anggota keluarga dalam satu kartu keluarga (KK) harus di daftarkan berbarengan dan kepesertaan di nyatakan aktif di BPJS Kesehatan 14 hari kemudian setelah mendaftar dan telah membayar iuran pertama.

persyaratan terdahulu dan sekarang pun ada perbedaan, jika dulu wajib melampirkan buku nikah dan foto ukuran 3x4 1 lembar setiap anggota keluarga yang hendak didaftarkan tapi saat ini tidak ada persyaratan demikian namun wajib melampirkan fotokopi buku tabungan salah satu peserta jika memilih perawatan kelas 1 atau 2.

Daftar peserta baru JKN-KIS bisa dengan 2 cara


Untuk mendaftar menjadi peserta BPJS kesehatan itu sendiri bisa di lakukan dengan dua cara :

Pertama, Melalui kantor BPJS Kesehatan di wilayahnya masing-masing dengan membawa berkas persyaratan yang di butuhkan.
Kedua, mendaftar melalui online, yang terbagi dalam dua cara :
  1. Mendaftar menggunakan laptop/komputer yang terkoneksi dengan internet dengan membuka laman web BPJS kesehatan melalui link ini https://www.bpjs-kesehatan.go.id/bpjs/index.php/pages/detail/2014/15/Pendaftaran-Peserta
  2. Mendaftar menjadi peserta BPJS kesehatan menggunakan handphone melalui aplikasi Mobile JKN
    yang sudah tersedia bagi pengguna Android dan IOS.

Dibawah ini tahapan pendaftaran peserta baru JKN-KIS dengan mendatangi kantor cabang BPJS kesehatan di wilayah masing - masing dengan membawa persyaratan Kartu Keluarga, Fotokopi buku tabungan dan materai.

Berikut ini cara mendaftar peserta baru JKN-KIS di kantor BPJS kesehatan


Setibanya di kantor cabang BPJS kesehatan lalu mengambil nomor antrian pendaftaran peserta baru JKN-KIS dan biasanya sudah ada petugas yang merangkap sebagai satpam yang akan membantu anda untuk pengambilan nomor antrian serta memberikan formulir pendaftaran peserta baru. Dan anda harus melengkapi dokumen yang di sebutkan di bawah ini :


  1. Fotokopi kartu keluarga (KK)
  2. Fotokopi buku tabungan BNI/BRI/BCA*
  3. Formulir autodebet pembayaran iuran BPJS Kesehatan bermaterai Rp. 6000,-

* Dapat menggunakan rekening tabungan Kepala Keluarga / anggota keluarga dalam KK/penanggung.

Baca juga : Cara membatalkan BPJS kesehatan

Silahkan isi formulir daftar isian peserta bukan penerima upah (PBPU) yang di berikan oleh petugas sambil menunggu giliran di panggil oleh petugas untuk pendaftaran peserta JKN-KIS mandiri. kemudian setelah pendaftaran selesai anda akan di beri nomor Virtual Account (VA) untuk pembayaran premi bpjs kesehatan baik pembayaran untuk yang pertama kalinya yaitu paling cepat 14 hari kemudian ataupun sebagai nomor pembayaran untuk setiap bulannya setelah kepesertaan JKN-KIS aktif.

Selanjutnya membayar iuran pertama 14 hari kemudian dan paling lambat 30 hari untuk pencetakan kartu peserta BPJS Kesehatan.

Keterangan dari petugas di kantor BPJS kesehatan yang saya tanyai perihal pencetakan kartu peserta JKN-KIS mengatakan bahwa kalau menginginkan kartu E-ID peserta dengan bentuk seperti kartu ATM maka harus datang ke kantor BPJS, namun mencetak melalui aplikasi Mobile JKN juga bisa tapi dalam bentuk biasa.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar