Skip to main content
BlogAzka.com

follow us

Cara klaim jaminan hari tua (JHT) melalui aplikasi BPJSTKU


Cara klaim Jaminan Hari Tua BPJS ketenagakerjaan via aplikasi BPJSTKU - Untuk mencairkan saldo JHT seluruhnya bisa di lakukan dengan dua cara, pertama via Elektronik klaim dan cara kedua yaitu manual dengan mendatangi kantor cabang BPJS ketenagakerjaan terdekat.

Artikel ini saya buat berdasarkan pengalaman sendiri ketika membantu saudara yang hendak mencairkan saldo JHT seluruhnya (100%) dikarenakan telah mengundurkan diri dari perusahaannya.
Setelah di artikel sebelumnya saya menulis Cara melihat saldo Jamsostek melalui aplikasi BPJSTKU, dan artikel kali ini yaitu Cara Terbaru Pengajuan Permohonan Klaim JHT menggunakan aplikasi BPJSTKU atau melalui Handphone.

Dan salah satu syarat untuk mencairkan saldo JHT menggunakan aplikasi BPJSTKU adalah, Anda sebagai peserta harus mendaftarkan terlebih dahulu nomor kartu peserta jamsostek (KPJ) yang anda miliki di aplikasi BPJSTKU.

Dokumen yang harus dipersiapkan untuk mengajukan permohonan klaim melalui elektronik klaim (e-klaim)

Yaitu dengan mengirimkan dokumen persyaratan yang di sebutkan di bawah ini.
  1. Buku Tabungan (buku tabungan yang terdapat nama anda dan nomor rekening tepatnya halaman pertama buku tabungan
  2. Identitas peserta (ktp/paspor)
  3. Kartu Keluarga (KK)
  4. Kartu Peserta BPJS ketenagakerjaan (KPJ)
  5. Surat keterangan pengunduran diri dari perusahaan / surat keterangan kerja (Paklaring).

keterangan
Untuk melampirkan kelima dokumen tersebut, buatlah file dengan memilih salah satu ekstension berikut *.jpg, *.jpeg, *.png, *.bmp, *.dan *.pdf..

Dan yang paling mudah menurut saya yaitu memilih ekstensi *.jpg atau *.jpeg karena bisa memanfaatkan kamera handphone yaitu dokumen dalam bentuk photo caranya silahkan anda photo satu persatu kelima dokumen tersebut.

Namun gambar dokumen hasil photo harus terlihat jelas dengan minimal ukuran file 100kb dan Max. 1.8MB, dan Jika ukuran photo dokumen melebihi yang di tentukan maka sebaiknya ubah ukuran nya terlebih dahulu (Resize), untuk caranya silahkan anda baca Artikel ini

Berikut ini Tahapan Pengajuan Permohonan Elektronik Klaim (e-klaim)

Kaim JHT BPJS Ketenagakerjaan bisa juga melalui website resmi dengan mengunjungi URL
https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id lalu login menggunakan akun bpjstku, atau mengajukan permohonan klaim JHT melalui aplikasi BPJSTKU.


Lihat gambar di atas ini untuk no. 1 tampilan melalui aplikasi BPJSTKU dan no. 2 tampilan melalui website setelah login. Selanjutnya ntuk mengajukan klaim klik > Klaim JHT seperti terlihat pada gambar atas yang di tandai panah.

Baca juga : Daftar Antrian Online BPJS Ketenagakerjaan

Di bawah ini adalah cara mengajukan permohonan klaim JHT menggunakan handphone melalui aplikasi BPJSTKU, setelah login lalu klik > Klaim Saldo Jaminan Hari Tua


Halaman berikutnya seperti terlihat pada gambar screenshot atas ini Formulir pengajuan klaim, dari daftar drop-down, pilih " Pengajuan klaim"  sedangkan untuk jenis klaim > "Mengundurkan diri" , lalu klik > Submit Form


Halaman berikutnya Informasi Transaksi, jika notifikasi seperti gambar di atas ini maka proses pengajuan klaim tidak dapat di teruskan namun jika notifikasi seperti gambar yang di bawah ini maka pengajuan klaim bisa di lanjutkan dengan cara menekan tombol > Lanjutkan


Lalu mengapa ada dua notifikasi berbeda?

Jika notifikasi "Tidak dapat meneruskan proses pengajuan klaim"itu di karenakan status kepesertaan masih Aktif sedangkan syarat utama untuk mengajukan JHT seluruhnya (100%) baik melalui e-klaim atau dengan mendatangi kantor cabang BPJS ketenagakerjaan  status kepesertaan anda di BPJS ketenagakerjaan harus sudah Tidak aktif

Lalu apa penyebab kepesertaan di BPJS Ketenagakerjaan masih Aktif ?

Kemungkinannya antara lain :
  1. Setelah mengundurkan diri (resign) belum melewati masa tunggu selama 1 bulan seperti ketentuannya BPJS ketenagakerjaan.
  2. Perusahaan tempat terakhir anda bekerja belum melaporkan perihal pengunduran diri anda ke BPJS Ketenagakerjaan atau premi bulanan masih di bayarkan oleh perusahaan.
  3. Perusahaan masih menunggak iuran bulanan.

Bagaimana cara melihat kepesertaan BPJS ketenagakerjaan aktif dan tidak aktif



Untuk melihat status kepesertaan aktif atau tidak aktif di BPJS Ketenagakerjaan bisa dilihat melalui aplikasi BPJSTKU setelah login masuk ke menu > lihat kartu & saldo JHT 

* Update 2019
Pembaruan aplikasi BPJSTKU di tahun 2019 terdapat beberapa perubahan fitur seperti cara untuk melihat kepesertaan BPJS masih aktif atau sudah tidak aktif yaitu login di akun BPJSTKU klik > Kartu digital, lalu klik pada kartu peserta kemudian di halaman berikutnya gulir ke bagian bawah halaman untuk melihat status Aktif dan tidak Aktif. Seperti gambar screenshot di bawah.


Jika tidak bisa melihat status aktif dan tidak silahkan gunakan handphone lain yang spesifikasi nya lebih tinggi untuk login di akun BPJSTKU.

Sekarang melanjutkan ke proses Pengajuan Elektronik klaim (e-klaim), setelah klik tombol lanjutkan maka akan masuk ke halaman berikutnya dalam hal ini jika sebelumnya di lakukan melalui aplikasi BPJSTKU maka akan di arahkan ke halaman website BPJS ketenagakerjaan akan terlihat seperti gambar screenshot di bawah ini.


Halaman seperti gambar atas ini untuk mengisi formulir permohonan pengajuan klaim dengan mengisi kolom isian dan upload dokumen.

Cabang *
Pilih Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan dengan cara klik tombol dropdown di sebelah kanan atau dengan mengetikkan nama kantor cabang BPJS ketenagakerjaan untuk mengirimkan dokumen pengajuan klaim


Untuk selanjutnya kantor cabang BPJS ketenagakerjaan tersebut yang akan mengirimkan pemberitahuan melalui email kepada anda untuk Proses verifikasi selanjutnya.

Data Tenaga Kerja
No. Peserta : otomatis sudah terlampir No dan nama peserta BPJS ketenagakerjaan

Jenis Dan Alasan Klaim
Alasan klaim : otomatis terlampir jenis alasan (A15) dan mengundurkan diri
Jenis Klaim : otomatis terlampir (JHT01)
Nama Pemilik Rekening : isi kolom isian dengan Nama BANK, dan No Rekening milik anda

Kelengkapan Administrasi
Upload dokumen yang dibutuhkan seperti Buku Tabungan, KTP, Kartu Keluarga, KPJ, dan Vaklaring.
Penjelasan lengkap perihal dokumen yang di upload ada di bagian atas artikel ini.


Upload ke 5 dokumen dengan menambahkan file satu persatu berdasarkan nama jenis dokumen dengan cara klik tombol di sebelah kanan dan pastikan sudah terisi dengan benar dengan notifikasi centang di sebelah kiri Selanjutnya klik > Simpan

Baca juga : Cara mengatasi klaim JHT yang di tolak

Halaman berikutnya entah kenapa tidak ada notifikasi apapun baik itu berhasil ataupun gagal seperti biasanya ketika melakukan registrasi online melainkan hanya kembali ke menu di awal yaitu klaim JHT. Namun ketika saya buka inbox email, ternyata sudah ada email yang masuk dari BPJS Ketenagakerjaan yang isinya seperti pada gambar screenshot di bawah ini.



Di sebutkan dalam isi email bahwa " pengajuan klaim sudah berhasil di rekam dan sedang dalam proses persetujuan BPJS ketenagakerjaan kantor cabang Jakarta Gambir sesuai dengan yang saya ajukan. Pemberitahuan selanjutnya di tunggu paling lama 2 x 24 jam hari kerja terhitung sejak menerima email ini ".
Dan tidak perlu menunggu lama karena keesokan harinya saya menerima email kedua dari BPJS Ketenagakerjaan seperti gambar di bawah ini.



Dalam email kedua di sebutkan bahwa pengajuan yang saya kirimkan telah memenuhi persyaratan untuk proses selanjutnya silahkan datang ke kantor cabang Jakarta Gambir paling lambat 7 (tujuh) hari kerja sejak di terimanya pemberitahuan ini dengan membawa semua dokumen yang ASLI dan Fotocopy pada jam kerja 08.30 WIB - 15.00 WIB dan Jika pernah bekerja di lebih dari 1 perusahaan, harap membawa kartu dan berkas pendukung (Asli dan Fotocopy).

Dalam email tersebut di sertakan juga lampiran Dokumen: F5 PENGAJUAN PEMBAYARAN JAMINAN HARI TUA - EKLAIM BPJS KETENAGAKERJAAN.pdf formulir 5 di isi di kantor BPJS Ketenagakerjaan ketika pengajuan klaim JHT.

* Keterangan
  1. Silahkan datang ke cabang BPJS ketenagakerjaan yang di tunjuk dengan membawa dokumen yang di sebutkan di bagian atas artikel ini, dan dokumen yang di bawa harus berupa Asli dan Fotocopy dan dokumen harus sama dengan yang di upload dan membawa sebuah materai yang Rp.6000.
  2. Kemudian ketika di kantor BPJS Ketenagakerjaan ambilah antrian khusus Electronik Klaim (E-klaim) atau meminta bantuan kepada satpam dengan menunjukkan email dari BPJS ketenagakerjaan selanjutnya akan di beri nomor antrian A dan formulir 5 untuk anda isi (F5 file lampiran di email kedua).
  3. Tidak perlu datang pagi buta karena antrian A (pengajuan e-klaim) berbeda dengan antrian B (yang manual) karena biasanya antrian A lebih sedikit dari antrian B, namun jika datang pagi akan lebih baik.

Tutorial ini silahkan anda tonton di youtube dengan menuju tautan berikut https://youtu.be/gaT18SWPMEo

Sekian semoga artikel ini bermanfaat.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar